Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Ai Nurhasan menegaskan, Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 merupakan ajang untuk meningkatkan kualitas literasi dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Hal tersebut ia sampaikan saat pembukaan LDBI Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar pada Sabtu (11/7/2026). Meski peserta mengikuti lomba secara berani, proses teknis dan penjurian dipusatkan di SMAN 1 Lembang.
Menurut Ai, tujuan pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memperoleh ijazah, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir logis, menganalisis data, serta mampu mengomunikasikan gagasan secara baik dan santun.
“Kemampuan intelektual tidak cukup hanya dimiliki dalam pikiran. Kemampuan tersebut harus mampu berwujud melalui komunikasi yang baik, salah satunya melalui debat bahasa Indonesia,” ujarnya.
Ia menyebut, peningkatan kualitas literasi masih menjadi pekerjaan bersama. Berbagai hasil survei menunjukkan kemampuan literasi Indonesia masih perlu terus diperkuat. Sehingga diperlukan ruang-ruang pelatihan yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Menurutnya, penyelenggaraan LDBI juga sejalan dengan penerapan nilai-nilai Gapura Pancawaluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, Singer sebagai karakter yang terus dikembangkan dalam pendidikan di Jawa Barat.
Ai pun mengapresiasi seluruh sekolah, guru pendamping, dan panitia yang telah membina peserta hingga mampu mencapai tingkat provinsi. Ia berharap, para peserta terbaik yang nantinya terpilih dapat dipersiapkan secara maksimal menghadapi LDBI Tingkat Nasional yang akan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak berkecil hati apabila belum berkesempatan mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional. Menurutnya, seluruh peserta yang telah mencapai tingkat provinsi merupakan talenta terbaik hasil seleksi dari kabupaten dan kota di Jawa Barat.
“Terus tingkatkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan komunikasi. Saya yakin kalian akan menjadi generasi yang mampu mengolah data dan informasi, menjadi narasi yang baik, serta menjadi komunikator yang unggul di masa depan,” tutupnya.(dsdik.jbr)

0 Komentar