46 SLB Kerja Sama Bentuk Jejaring LSP-P1, Bukti SLB di Jabar Fokus Kembangkan Kualitas dan Kompetensi

    Dalam upaya mengembangkan kualitas hasil pembelajaran dan kompetensi lulusan secara profesional, sebanyak 46 SLB di Jawa Barat menjalin kerja sama pembentukan jejaring Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1).

Langkah strategis ini menjadi penegasan bahwa orientasi pendidikan khusus saat ini telah bergeser dari sekadar pemenuhan akses menuju penciptaan lulusan tersertifikasi berdaya saing di dunia kerja.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Disdik (Sekdis) Jawa Barat (Jabar), Deden Saepul Hidayat dalam Penandatanganan Komitmen Bersama antara LSP-P1 dengan SLB Jejaringnya untuk Bidang Kompetensi Keahlian Tata Boga dan Tata Kecantikan. Acara ini diselenggarakan di Aula Dewi Sartika, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (7/10/2026).

"Kita hadir di sini untuk bicara tentang peningkatan mutu hasil pembelajaran. Cita-cita Disdik Jabar ke depan, lulusan SLB tidak hanya keluar membawa ijazah, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi sebagai dasar kuat mereka untuk bekerja," tegas Sekdisdik.

Untuk mewujudkan kualitas tersebut, lanjutnya, sekolah tidak bisa menjalankan kemitraan secara instan di tahap akhir. Sekolah jejaring yang ingin mengikutsertakan siswanya dalam uji kompetensi LSP-P1 harus mulai menyelaraskan kurikulum, melakukan asesmen fungsional yang tepat, dan memberikan pembinaan vokasional sejak dini, setidaknya mulai dari kelas tujuh.

"Kemitraan ini bukan sekadar nebeng ujian di akhir. Persiapan dari sisi dokumen, asesmen hingga pemahaman guru terhadap kurikulum yang akan diujikan harus dikolaborasikan dari awal. Selain itu, soft skill seperti cara anak berkomunikasi, merespons asesor, dan sikap profesional kerjanya juga mutlak disiapkan," paparnya.

Sekdisdik pun mendorong SLB agar berani membuka peluang kerja sama untuk mendapatkan sertifikasi LSP P3 yang dikeluarkan langsung oleh pihak industri atau asosiasi profesi.

Dengan kompetensi tersertifikasi, ia meyakini, lulusan disabilitas tidak perlu lagi sekadar mengharapkan belas kasihan kuota serapan kerja 1 persen dari regulasi, melainkan bisa menembus pasar kerja karena memang benar-benar mumpuni.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Disdik Jabar, Firman Oktora menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud implementasi regulasi pemerintah guna membangun ekosistem SLB yang kuat dalam mencetak lulusan berdaya.

"Kegiatan ini adalah upaya kita untuk saling mendukung dan memastikan murid-murid kita memiliki skill agar mereka berdaya. Berdaya ketika di perguruan tinggi, berdaya saat berwirausaha, bekerja maupun mandiri di rumah," ujarnya.

Penandatanganan komitmen bersama ini diikuti 46 perwakilan sekolah jejaring dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Untuk bidang kompetensi keahlian tata boga, terdapat 24 SLB jejaring yang dilibatkan. Sekolah-sekolah ini akan menginduk pada LSP-P1 SLBN Cicendo. Sedangkan untuk bidang kompetensi keahlian tata kecantikan, terdapat 22 SLB jejaring yang akan berafiliasi dengan LSP-P1 SLBN Taruna Mandiri.

Daftar SLB Jejaring Kompetensi Keahlian Tata Boga (Menginduk ke LSP-P1 SLBN Cicendo):
  1. SLBN Bekasi Jaya (Kota Bekasi)
  2. SLBN Kab. Bekasi (Kab. Bekasi)
  3. SLBN Mutiara Bahari Mandiri (Kab. Sukabumi)
  4. SLB PGRI Cisaat (Kab. Sukabumi)
  5. SLB Bakti Pertiwi (Kab. Sukabumi)
  6. SLB Autis Prananda (Kota Bandung)
  7. SLBN BAG A Citeureup (Kota Cimahi)
  8. SPLB C YPLB (Kota Bandung)
  9. SLB-B Prima Bhakti Mulia (Kota Cimahi)
  10. SLBN Cileunyi (Kab. Bandung)
  11. SLBN 2 Indramayu (Kab. Indramayu)
  12. SLB Gelora Karya (Kab. Majalengka)
  13. SLBN Mutiara Hati Indramayu (Kab. Indramayu)
  14. SLB B Sayange (Kota Cirebon)
  15. SLB Mekar Arum (Kota Cirebon)
  16. SLB B Pancaran Kasih (Kota Cirebon)
  17. SLBN Kabupaten Cirebon (Kab. Cirebon)
  18. SLB Aulia Azzahra (Kab. Kuningan)
  19. SLBN Bina Insani (Kab. Kuningan)
  20. SLB Muhammadiyah Bayongbong (Kab. Garut)
  21. SLB C YKB Kab. Garut (Kab. Garut)
  22. SLBN Tamansari (Kota Tasikmalaya)
  23. SLBN Ciamis (Kab. Ciamis)
  24. SLBN Sindangsari Cikoneng (Kab. Ciamis)

Daftar SLB Jejaring Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan (Menginduk ke LSP-P1 SLBN Taruna Mandiri):
  1. SLBN Bekasi Jaya (Kota Bekasi)
  2. SLB PGRI Cisaat (Kab. Sukabumi)
  3. SLB AL-Rosyadiyah (Kab. Sukabumi)
  4. SLB Autis Prananda (Kota Bandung)
  5. SLBN 2 Indramayu (Kab. Indramayu)
  6. SLB B Sayange (Kota Cirebon)
  7. SLB Mekar Arum (Kota Cirebon)
  8. SLB B Pancaran Kasih (Kota Cirebon)
  9. SLBN Luragung (Kab. Kuningan)
  10. SLBN Kabupaten Cirebon (Kab. Cirebon)
  11. SLBN Budi Utama (Kota Cirebon)
  12. SLB Himmatul Ummah (Kab. Kuningan)
  13. SLBN Bina Insani (Kab. Kuningan)
  14. SLB B YPALB Perwari (Kab. Kuningan)
  15. SLB Laskar Putra Mandiri Darma (Kab. Kuningan)
  16. SLBN Garut (Kab. Garut)
  17. SLB C YKB Garut (Kab. Garut)
  18. SLBN Tamansari (Kota Tasikmalaya)
  19. SLBN Bungursari (Kota Tasikmalaya)
  20. SLB ABC Muhammadiyah Banjarsari (Kab. Ciamis)
  21. SLBN Ciamis (Kab. Ciamis)
  22. SLB Negeri Sindangsari Cikoneng (Kab. Ciamis).(h.dsdik.jbr)

Posting Komentar

0 Komentar